Tutorial Cara Install Debian 8 Server Step By Step

Berikut ini saya sajikan Tutorial Cara Install Linux Debian 8 Jessie Step By Step. Debian merupakan sistem operasi untuk menjalankan komputer sama halnya dengan windows. Salah satu jenis Linux ini terus dikembangkan oleh berbagai pihak dan disediakan gratis sebagai upaya mengurangi ketergantungan sebagaian besar masyarakat dunia akan sistem operasi windows yang berbayar dengan segenap fiturnya yang dirasakan berat dan rentan terhadap serangan virus.

1. Penyiapan Software Master Debian 8

Master software Debian digunakan untuk proses instalasi dan tersedia gratis di berbagai tempat atau repository . Bentuknya berbagai macam, ada yang hanya berupa file berekstensi iso, ada pula berupa CD/DVD Installer. Berikut ini Link Master Download Installer Debian 8 :
Pada kesempatan ini saya memakai master software installer Debian 8 yang ketiga, dengan harapan kita bebas memilih 32/64 bit saat proses instalasi. Koneksi internet saat instalasi sangat diperlukan karena digunakan untuk melakukan update maupun upgrade terkini dan juga nenambah modul-modul yang perlu ditambahkan saat memasang sebuah aplikasi.

2. Perencanaan Jaringan

Untuk membangun Server menggunakan Debian perlu dilakukan perencanaan jaringan. Kita harus menyesuaikan kondisi jaringan yang ada saat ini jika komputer berada dalam sebuah jaringan internet atau LAN. Pada tutorial ini saya menggunakan hostname debian.sudutbaca.com dengan IP statis 192.168.1.6 . Anda bisa berbeda dengan saya, sesuaikan dengan jaringan Anda.

3. Proses Instalasi

Pasang CD/DVD/USB bootable Debian 8. Untuk membuat Installer Debian 8 dari file iso di atas menggunakan USB flashdisk, kita bisa memakai tools sejenis rufus. atau jika ingin instalasi menggunakan Virtual Machine seperti VMWare atau Virtualbox, tinggal create saja langsung menggunakan file iso di atas. Untuk kesempatan ini saya gunakan 64 bit install. Tekan Enter
Pilih bahasa yang akan digunakan dalam proses instalasi. Bahasa yang dipilih juga merupakan bahasa bawaan yang nantinya terinstall di sistem. Pada tahap ini saya memilih bahasa Indonesia, jika Anda lebih memilih bahasa lain dipersilahkan…kemudian tekan enter
pilih ya…
Pilih zona waktu Anda, selanjutnya tekan enter..
Saya pilih Inggris Amerika, tekan enter
Proses pengaturan berjalan, silahkan tunggu beberapa saat, menunggu perintah berikutnya
Silahkan beri nama host dari instalasi sistem ini, di sini saya memakai host debian sajalah…tekan enter

beri nama domain untuk sistem ini. Jika tidak memiliki domain, anda bebas mengisikan dengan domain rekaan Anda.

Masukkan kata sandi atau password root untuk sistem operasi ini.

ulangi atau verifikasi password yang dimasukkan sebelumnya.

Selain user utama sistem yaitu ‘root’, debian mewajibkan satu user lain yang perlu dimasukkan. Masukkan terlebih dahulu nama lengkap dari user baru tersebut.
pilih nama pengguna baru selain root tapi ingat user atau pengguna baru yang akan Anda isikan tidak boleh memiliki nama admin, pilih selain nama admin misalnya administrator.

masukkan sandi atau password pengguna baru

ulangi atau verifikasi sandi untuk pengguna baru.

Pilih zona waktu domisili Anda, kemudian tekan enter

Berikutnya adalah proses pemartisian hardisk, pilih sesuai dengan keinginan Anda

Pilih hardisk yang akan dipartisi

silahhkan pilih pola pemartisian hardisk, untuk pemula disarankan pilih pola partisi semua berkas di satu partisi.

Tulis perubahan/setting pengaturan instalasi dengan memilih ya, dan tekan enter,

selesai mempartisi dan tulis perubahan-perubahan ke dalam hard disk

pilih ya dan enter

Nah selanjutnya Anda disajikan tampilan cermin atau mirror tempat arsip repositori Debian berada, Sesuai dengan keterangannya bisa saja cermin/arsip Debian yang terdekat atau sesuai dengan negaranya bukan merupakan pilihan terbaik. Kalau saya lebih memilih negara Amerika Serikat. Pemilihan cermin arsip ini penting karena dijadikan acuan pengambilan berkas untuk instalasi selanjutnya.

Karena saya melih cermin arsip di Amerika Serikat maka disajikan alamat repo Debian di Amerika. Saya memilih yang disarankan sistem ftp.us.debian.org

masukkan proxy, jika tidak memakai dan tidak tahu kosongkan saja…

proses pengaturan aplikasi berlangsung

Berpartisipasi dalam servey? jika tidak mau ribet pilih tidak saja.

Silahkan pilih menu instalasi yang ingin diinstal. Disini karena Debian yang saya instalasi akan  digunakan untuk server aplikasi, maka saya cukup memasang perkakas sistem standar dan SSH server saja, sehingga tidak memberatkan server.

Proses intalasi berlangsung, silahkan tumggu

Apakah Anda ingin memasang boot loader ? pilih ya dan tekan enter

pilih piranti untuk memasang boot loader

Instalasi selesai, pilih lanjutkan..

Pilih lanjutkan dan sistem debian sudah selesai dilakukan instalasi, pilih lanjutkan sehingga sistem akan reboot

Setelah reboot maka dilayar akan keluar notifikasi login untuk masuk ke sistem

masukkan user Anda. Jika masuk sebagai root maka tampilannya adalah seperti ini setelah login.

Instalasi selesai.

4. Konfigurasi Jaringan

Bawaan jaringan dari instalasi sistem di atas adah dhcp sehingga dimungkinkan IP sistem berubah-ubah dinamis. Untuk mengetahui alamat IP system saat ini Anda bisa mengetahuinyadengan ketik ifconfig. Untuk memasang sebuah aplikasi di web server kita memerlukan alamat IP statis. Untuk mengubah atau mengedit IP , silahkan ketik perintah di terminal :
    nano /etc/network/interfaces
Sehinnga tampilannya seperti ini, tampak di sini mode jaringan yang aktif adalah dhcp :
# This file describes the network interfaces available on your system
# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).

source /etc/network/interfaces.d/*

# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback

# The primary network interface
allow-hotplug eth0
iface eth0 inet dhcp
Pada tahapan ini akan kita akan mengubahnya dengan IP statik 192.168.1.6 melalui editing script dibaawah ini .
# This file describes the network interfaces available on your system
# and how to activate them. For more information, see interfaces(5).

# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback

# The primary network interface
#allow-hotplug eth0
#iface eth0 inet dhcp
auto eth0
iface eth0 inet static
        address 192.168.1.6
        netmask 255.255.255.0
        network 192.168.1.0
        broadcast 192.168.1.255
        gateway 192.168.1.1

lakukan simpan pengaturan dengan tekan ctrl + O dan enter. Selanjutnya untuk keluar dari editing tekan ctrl + x

Selanjunya kita restart jaringan :

service networking restart
Kemudian edit /etc/hosts. Dengan perintah :
nano /etc/hosts
127.0.0.1       localhost                localhost
192.168.1.6     debian.sudutbaca.com     debian

# The following lines are desirable for IPv6 capable hosts
::1     localhost ip6-localhost ip6-loopback
ff02::1 ip6-allnodes
ff02::2 ip6-allrouters
Berikutnya tekan reboot:
reboot

5. Update dan Upgrade Instalasi

Yang pertama pastikan pengaturan /etc/apt/sources.list  yang berisi paket update  jessie/updates repository (pengaturan ini akan membuat update terbaru), tambahkan  contrib dan non-free pada repository diaktifkan.
nano /etc/apt/sources.list
# deb cdrom:[Debian GNU/Linux 8.0.0 _Jessie_ - Official amd64 NETINST Binary-1 20150425-12:50]/ jessie main

deb http://ftp.us.debian.org/debian/ jessie main contrib non-free
deb-src http://ftp.us.debian.org/debian/ jessie main contrib non-free


deb http://httpredir.debian.org/debian jessie-updates main contrib non-free
deb-src http://httpredir.debian.org/debian jessie-updates main contrib non-free


deb http://security.debian.org/ jessie/updates main contrib non-free
deb-src http://security.debian.org/ jessie/updates main contrib non-free
Jalankan perintah
apt-get update
untuk mengaupdate paket aplikasi dan
apt-get upgrade

untuk menginstall jika ada update terbaru.

Demikianlah Tutorial Cara Install Debian 8 Server Step By Step. Semoga bernanfaat.

Add a Comment